Belakangan mood saya kurang baik, bisa juga karena pengaruh mendekati datang bulan, cuaca yang kurang bersahabat, Bulan juni biasanya cuaca udah hangat, hujan juga berkurang, musim penghujan maret-april di musim semi, Mendekati akhir juni masuk musim panas, sayangnya cuaca di area laut hitam (blacksea/karadeniz) 2 mingguan ini diselimuti mendung, hujan disertai badai, dan dibeberapa daerah dilanda banjir.

Berbeda dengan area karadeniz, di area akdeniz, malah terjadi kebakaran hutan lagi di Marmaris, cuaca panas mendominasi, uniknya Turki, meski 75 persen daratan, cuaca setiap bölge /wilayah yang dibagi:ada 7 bölge di negara Turki, suhunya bisa kontras. Ketika teman di area akdeniz update status cuaca panas, teman di daerah marmara update liburan ke pantai, kami yang di area karadeniz, update banjir dan hujan yang hampir turun tiap hari. Bayangkan 2 minggu setiap siang menjelang sore, hujan terus turun, kemarin suhu juga sekitar 12-15 c, suami yang hendak mengantar Fatih pergi kursus summer, jadi nanya jaket lagi, padahal semua sudah saya simpan dengan rapih, karena masuk musim panas, baju musim dingin biasanya saya rapihkan ditempat terpisah. Serasa musim dingin enggan sekali pergi dari daerah kami.

Kurangnya sinar matahari, mendung, gelap, ah berasa sedang ikut syuting film ”twilight” suram gitu. Sepertinya berpengaruh sekali dengan mood saya, minggu lalu sempat juga kami ke Çorum, main ke mili Park, saya berjemur, iya berasa ”bule” gitu, duduk diatas rumput taman, tidak peduli kena sinar matahari, justru berasa butuh sekali, lalu sorenya mendung datang kembali.

Bahkan untuk keluar gedung saja saya bisa dihitung jari, artinya lebih banyak menghabiskan waktu di dalam rumah, mau keluar, biasanya siang, setelah urusan pekerjaan rumah pagi hari selesai, siang malah hujan, suami sering mengajak saya sekadar jalan ke çarsi sambil nunggu fatih pulang kursus, kami duduk duduk saja di cafe, satu satunya outdoor cafe di iskilip. Rencana ya batal karena hujan seharian.

Perubahan cuaca seperti ini saya pikir karena Global warming juga, tahun lalu suhu panas sampai membakar hutan hutan di area akdeniz, sedang area karadeniz diterjang banjir bandang, kontras dalam 2 wilayah bisa beda sekali. Lalu ketika musim dingin, salju tebal, badal salju juga melumpuhkan istanbul.

Mendung tidak selamanya hujan, katanya sih gitu, tapi kondisi cuaca yang sulit diprediksi belakangan ini, membuat mood saya juga kurang bersemangat, tidak! saya tidak benci hujan, tapi ya ga sampai gejala depresi juga, setiap melihat ke jendela, hanya langit hitam, awan gelap, saya rindu cuaca hangat di musim panas, Kami sempat piknik juga ke hutan, hiking, lewat pukul 3 sore pulangnya diguyur hujan juga. Yang tadinya cerah ceria langsung mendung menjelang sore, seperti suasana difoto yang sempat saya abadikan, pulang dari hutan kami kehujanan di jalan.