Ahad, 17 April 2022 PTİQ Jakarta menyelenggarakan workshop Ramadan (gema Ramadan) dengan tema: Workshop strategi mudah menghafal alquran bagi anak dan dewasa seri Diaspora. Workshop diselenggarakan via Zoom dan terbuka untuk umum. Undangan workshop ini saya dapatkan dari grup WA Fatayat-Muslimat Eropa, meski silent readers:) saya tertarik untuk ikut workshop gratisan dan penuh ilmu dari para pendidik, Tahfidz PTİQ Jakarta. Beberapa materi selama Workshop saya rangkum dalam tulisan diBlog ini, semoga bisa bermanfaat untuk para pengunjung blog:)

Pemateri pertama diisi oleh Dr. Aas Siti Solichah, M.Pd.i
Beliau juga mengenalkan puterinya yang berusia balita, dan sudah menghafal surah An-naba. Beberapa kiat untuk anak mulai belajar menghafal alquran beliau paparkan, saya rangkum dibawah ini:
Strategi untuk anak menghafal Al Quran
- Semenjak dalam kandungan, biasakan didengarkan murotal baik langsung atau memakai alat
- Ketika anak belajar menghafal sama seperti anak belajar berbicara, usia 0-8 tahun, alam bawah sadarnya merekam dengan baik.
- Perkenalkan huruf-huruf Hijaiyah, misal kenalkan 1 hari 1 huruf
- Bermain sambil mendengarkan bacaan Alquran
- Mendengarkan bacaan alquran dalam kendaraan (ketika sedang bepergian)
- Lingkungan atau sekolah berbasis Alquran.

Pemateri ke-dua diisi oleh Dr. K.H Baeti Rohman, M.A
Menghafal Alquran untuk dewasa
Semangat Alquran dibulan suci Ramadan, ada spirit alquran yang kita rasakan, dalam proses turunnya alquran butuh proses panjang selama 23 tahun. Simak bagaimana proses turunnya alquran, ketika Nabi Muhammad SAW menerima Ayat-ayat Allah melalui perantara malaikat jibril.
Kuasai ilmu TAJWİD. ini penting!
Menghafal alquran harus dari dalam HATİ, untuk anak-anak seperti yang sudah dibahas oleh Pemateri sebelumnya, tentang ‘pembiasaan’, Berbeda untuk orang dewasa: HARUS DİMULAİ DARİ HATİ, luruskan niat.
Ketika orang-orang sibuk dengan dunianya, jika kita berkeinginan dari hati, tidak memakai nafsu.
Membaca Alquran harus lebih banyak diresapi daripada mengejar kuantitas.
Diresapi dalam hati dan pikiran.
Pelan-pelan menghafal, resapi. Pastikan setiap huruf yang kita baca, bacaannya benar, meskipun butuh waktu lama.
Resapi Bacaan dilidah , huruf-perhuruf Alquran, lidah merasakan setiap kata, kalimat dalam Alquran.
Metode Hafalan menurut KH Baeti Rohman:
- Hafalkan dari yang paling mudah, surat-surat pendek dalam juaz 30 atau juz amma.
- Hafalkan surat alquran yang paling sering didengar dan terbiasa dibaca ( Al mulk, Al waqiah, Ar-Rahman, Yasin, Al kahfi)
- Ayat-ayat yang paling kita sukai, ikuti hafalan-hafalan sesuai yang kita sukai. (Q.S Al qiyamah ayat 18: Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu. 18-19. Caranya adalah apabila Kami melalui malaikat Jibril telah selesai membacakannya kepadamu maka ikutilah bacaannya itu dengan lidah serta pikiran dan hatimu secara sungguh-sungguh.
- Jika sudah membaca , menghafal, paham akan makna surah tersebut.
- Semangat menghafal dari hati
- Membaca tidak susah/tidak rumit
- Jangan kecil hati, Allah SWT akan memberi kemudahan.
Pemateri ke-tiga sebagai penutup diisi oleh Ust. Asep Ubaidillah, M.Sy.
Strategi menghafal Alquran menurut Ust. Asep Ubaidillah, M.Sy.
Alquran adalah pedoman hidup kita sebagai umat muslim, kemanapun melangkah, harus berdasar pedoman dan jadikan sebuah kebutuhan.
Q.S Al Hijr ayat 9 : Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur’an, dan pasti Kami (pula) yang memeliharanya. Cara Allah menjaga dan memelihara Alquran , karena ada keterlibatan hamba-hamba Allah di muka bumi.
Persiapkan diri mental dan spritual, niat tulus karena Allah.
Manajemen waktu untuk menghafal, pembagian waktu untuk murojaah
Pra-sebelum alquran dihafal (Apa yang kita akan hafalkan adalah bacaan secara kualitas tajwid baik.
İstiqomah /konsisten
Alquran: Qul (julukan yang melekat untuk 3 surat terakhir dalam Alquran-Al ikhlas, Alfalaq, An nas)
Surah-surah panjang
Surah-surah pertengahan
Surah pendek.
Ada 2 unsur: Haqul huruf ( makharijul huruf—tempat keluarnya huruf huruf hijaiyah—
Metode Talaqi bertatap dengan Guru.

Subtansi menghafal
Teknis per-ayat atau perbaris, perhalaman bolak balik
Akhir juz 1, 2, 3 seterusnya
İMLA (Apa yang kita hafal tuliskan ulang dikertas.
Menghafal diusia dewasa berapapun usia tersebut tidak menjadi masalah, solusinya: Cari ayat yang mudah dan familiar untuk dihafalkan.
Setiap ayat yang dihafalkan, baca dalam solat, diulang kembali setiap hafalan dalam solat, tidak mesti selesai satu surah.
Kiat menghafal, mensiasati ketika banyak ayat-ayat yang mirip:
Kembali proses, kembali menghafal, jangan terburu-buru, sabar, dan bisa lakukan metode İMLA-tulis ulang ayat yang sedang dihafal.
Dicermati kata-kata yang sama, mengetahui ayat awal dan akhir ayat
Cari titik perbedaan antar ayat
Kelompokan ayat-ayat.
***Demikian rangkuman workshop yang saya sempat catat di buku notes kecil, disambil memasak di dapur, karena menyesuaikan zona waktu dengan para pemateri, semoga bermanfaat untuk teman-teman pengunjung Blog.
Terutama untuk anak-anak kita belajar menghafal, surah surah pendek, metode dari Dr. Aas bisa diterapkan, membiasakan anak mendengarkan murottal, mengenalkan hijaiyah.
Dan tidak ada batasan usia untuk memulai, asal semua diniatkan dari hati, mental spritual disiapkan dengan baik, istiqomah.
