Tahun yang harus disyukuri…

Ternyata sudah begitu lama blog ini jamuran hehhee, lama tidak saya sambangi untuk menulis. Sekarang banyak sekali wadah untuk berkreasi, membuat konten-tidak seperti dulu masih terbatas. Modal buat video reels saja atau sekadar tulisan diberanda akun sosial media yang sudah centang biru, kita bisa mengetik panjang, terutama di X-dulu Twitter namanya.

Konten mix marriage juga semakin banyak, saya ketinggalan arus memang, mengaktifkan FBpro saja tidak sekonsisten teman saya, banyak interaksi, tapi rasanya ‘Template’ sekali, masih lebih hangat interaksi kawan yang lama kita kenal karena ada ketertarikan dengan cerita yang ditulis bukan sekadar memenuhi target dari META.

Pertengahan November lalu, saya putuskan untuk menghapus dua aplikasi sosial media di HP, kecuali si X, untuk kontrol diri saja, meski, untuk sebagian orang menggiurkan sekali menjadikan sosial media lahan menggarap cuan. Lagi lagi saya itu selalu ketinggalan trend–kebanyakan mikir- perkara privasy- Ya udah lah. Suami malah dukung untuk hapus sosial media saja katanya hahahahahha.

Selama tahun 2024 ini, ternyata saya lebih banyak beredar di dunia nyata, Alhamdulilah.

Dimulai april lalu, daftar kelas pilates di Genc merkez, awalnya lumayan banyak pesertanya lambat laun mulai berkurang, sekarang hanya sekitar 10 kadang yang hadir hanya 8 orang.

Saya juga ikut kelas aerobik, dengan instruktur yang sama. Seminggu pilates 3x, karena musim dingin cuma 2x. Diluar Pilates, juga sering buat acara semacam trekking ke hutan kota, lalu ke kaplica-tempat pemandian air panas, piknik. Saya juga daftar kelas menggambar/lukis, tertarik kursus pastry-

menurut teman, ada ujian sebelum kursusnya, nanti dapat sertifikat. Cuma saya belum tertarik untuk kursus satu ini, rasanya kontras sekali, ikut kelas olahraga tapi kelas baking juga. Nanti dpikirkan kembali.

Hanya mencari tantangan baru…, mau daftar kelas lanjutan kursus bahasa ternyata telat. Pokoknya cari kesibukan lain:D

İngin mengurangi sosial media, paling jika buka HP untuk menonton drama korea atau Cina, saya masih kurang tertarik drama Turki, soalnya berasa menghadapi kehidupan nyata..LOL

Saya juga masih rajin gowes keliling Carsi, di daerah tinggal sekarang jarak ke Carsi hanya 2 km, alhamdulilah masih bisa naik sepeda, disaat yang lain naik motor listrik atau motor bensin, jalanan juga mulus beraspal, tanjakan hanya di daerah tertentu saja, selebihnya jalanan rata, biar tubuh juga banyak gerak, ga mageran. Terimakasih buat suami yang inisiatif membelikan sepeda ini, berhubung waktu awal pindahan beli sepeda listrik uangnya kurang:D Tapi saya senang, betis pegal minimal ada kalori yang berkurang.

Pertemanan dengan WNİ?

Karena tidak ada yang tinggal satu daerah, harus ke pusat kota dulu, saya jarang bertemu teman teman wni, mesti buat janji jauh jauh hari, mencocokkan jadwal. Awal bulan lalu malah tidak sengaja bertemu di Mall, pas cari makan di foodcourt, bertemu teman dari ilce sebelah, senangnya karena bisa nguwel nguwel bayinya yang gemesin.

Begini begini saja memang kegiatan saya sebagai warga biasa:)