Sudah masuk Februari 2023, mari mulai dengan cerita: Datangnya musim salju yang telat! Tidak seperti tahun sebelumnya, biasa diawal tahun, Salju turun lebat, di Yayla, akhir Desember juga salju sudah turun, tapi tahun ini berbeda. Januari cuaca terasa lebih hangat. Lalu masuk bulan Februari barulah salju mulai turun merata diseluruh negeri.

Anak-anak tidak pernah bosan menyambut turunnya salju, melihat dari jendela rumah, area Yayla sudah memutih mereka sudah tidak sabar untuk bermain salju, kebetulan dihari itu baba off kerja, lalu mengajak kami pergi ke Yayla (yayla: daerah dataran tinggi) dengan berkendara kurang dari 30 menit dan bebas macet tentu saja, kami sampai di Yayla.

Mereka main sepuasnya,

Menyusuri anak sungai, bermain es dipinggir sungai kecil, tidak peduli kondisi cuaca. Baba yang awalnya ikut menemani tak lama lebih pilih menunggu di dalam mobil saja, saya dan anak-anak jalan seputar Yayla. Kondisi cukup sepi, jarang juga kendaraan lewat. Mereka lebih suka bermain air di sungai (padahal juga sedang turun salju-.-)

Beberapakali suami turun ke Corum kota, Anne menelpon bahwa TV nya rusak lagi, padahal awal bulan sudah dia bawa ke tukang service, entah kenapa TV mereka kembali bermasalah. Pergi ke Corum sekalian antar temannya -tetangga Blok C yang juga kawan lamanya di İstanbul. Mobilnya sedang rusak, sedang istrinya sakit, jadilah sekalian mengantar keluarga kecil ini ke rumah sakit.

Tidak banyak yang saya lakukan akhir januari kemarin, selain menyelesaikan tantangan menulis di İnstagram, masih hunting Foto untuk mengisi portofolio di akun microstock, belum bisa payout karena saldonya msh kurang cukup, semoga segera merasakan gajian di microstock, Saya masih belajar konsisten posting foto-foto di microstock, kebanyakan tentang Nature, ya karena itu yang lebih mudah untuk dipotret selama tinggal di İskilip. Kadang merasa kurang puas dengan lensa kit saja, pakai seadanya dulu, untuk menambah Gear- duh lihat harga di marketplace Turki sudah ga-ngotak-.-‘ kondisi ekonomi, pajak yang tinggi:S

Kabar terbaru, untuk lanjut kursus online yang tadi nya free selama pandemi, sekarang harus berbayar, jadi pikir dua kali untuk lanjut, saya harus memilah prioritas, saat ini pendidikan anak yang penting, harus bayar mobil antar jemput dua anak cukup menguras kantong, kebutuhan pendidikan mereka dahulu. Anne-nya ngalah , mungkin lanjut otodidak dengan memulai membaca buku buku bahasa Turki sendiri, memaksakan menonton film Turki di Netflix, untuk drama? saya terus terang pembosan hehehe.