Awal tahun ini saya melakukan perawatan gigi menyeluruh setelah tertunda gara-gara pandemi, cerita sebelumnya sudah saya tulis di blog ini.

Karena belum ada dokter spesialis bagian periodontologi di wilayah provinsi çorum, saya harus berobat gigi ke kota terdekat dimana klinik periodontologi berada, pilihan jatuh ke klinik periodontologi di kırıkkale university tip fakultesi, rumah sakit pendidikan kedokteran gigi. İni kota yang terdekat dibanding saya harus berobat ke ibukota Ankara, meski masih satu arah. Selain itu lokasi kampus dan rumah sakit cukup strategis, berada di pinggir jalan utama provinsi.

Kami melakukan perjalan pulang-pergi sekitar 2 jam berkendara, alhamdulilah jalanan cukup mulus dan tidak macet😅 untuk BBM, kendaraan kami menggunakan bensin dan gas, harga bensin dengan inflasi saat ini sungguh menguras keuangan, tapi pilihan menggunakan kendaraan umum juga ditengah kondisi pandemi yang belum usai, bahkan Turki mencatat angka kenaikan kasus omicron😶 agak ngeri😶keluar modal untuk berkendara sendiri demi keamanan dan kesehatan, ya ini pilihan saja.

Diganti ongkos oleh asuransi

Minggu lalu, suami pergi ke çorum, dia urus dokumen di kantor SGK pusat çorum (provinsi kami tinggal saat ini) kemudian dia urus lagi ke kantor SGk cabang dimana kami tinggal, dan urus juga surat pengantar berobat ke klinik gigi di Rumah sakit umum daerah, dokumen diurus sebagai bukti kalau kami menggunakan SGK untuk berobat di kota sebelah, bukan kota dimana kami tinggal, karena belum ada klinik periodontologi dibuka.

Kompensasi ongkos berobat ke kota tetangga ternyata bisa diganti, dengan pengajuan dokumen sebagai bukti pencairan, jujur ini menolong sekali, sedikit meringankan biaya beli BBM, waktu saya tanya, akan diganti berapa? Suami belum tahu, perkiraan 200-300₺, apa dihitung jarak tempuh juga. Karena kami 4x harus bolak balik sesuai jadwal. Ehm nanti saya update lagi jika benar dibayar oleh SGk🙈 yang penting pengajuan ‘reimburse’ sudah disetujui.

Saya kurang paham, apa ini khusus untuk daerah terpencil nan jauh dari peradaban saja, diberi kompensasi biaya ongkos berobat juga, karena kurangnya atau belum adanya tenaga medis yang dituju, sehingga harus keluar wilayah tinggal, berobat dikota lain dimana fasilitas kesehatan lebih lengkap?

Besar kecilnya tetap menolong, apalagi tiap bulan harus bayar juga SGK dipotong dari penghasilan. Peluang sekecil apapun jika meringankan, urus aja.