Di sosial media, ramai bahas spirit doll, apalagi beberapa publik figure mengadopsi boneka ini dan merawatnya bagai bayi manusia. Kemudian baca beberapa komen netijen seperti sebuah testimoni ketika mengadopsi boneka ini dikaitkan dengan ketenangan batin, jadi inget ibadah? lancar rezeki?
Bedakan antara hobby, merawat mainan dengan cara mereka yang merawat boneka arwah ini, terlalu berlebihan. Saya mikir semakin dunia tua, semakin banyak orang keluar dari kewarasannya, apalagi jika yang miara boneka ini mengaku umat beragama? ada yang komen, miara tuyul gaya baru, miara jin dengan kemasan baru.
Ada yang sudah membuat tread panjang di twitter, hadist-hadist yang mengingatkan tentang sesuatu yang menyerupai makhluk hidup disukai bangsa jin, ga masuk sih dalam nalar saya, arwah bayi mengisi boneka, selain tipu daya makhluk halus.
Apalagi meyakini, dengan memelihara boneka tersebut rezeki lancar dsb, jatuhnya kayak punya jimat. İngat satu hal saja tentang dosa sirik, tergelincir keperbuatan dosa.
Masa kecil dan gambar gambar:
İngat sekali ketika kakak menyukai band rock dan menempelkan poster di dinding kamar, bapak marah, dan mengingatkan perkara gambar-gambar tersebut, tentang malaikat yang tidak ingin memasuki ruangan tersebut.
Beberapa tahun lalu, ketika masih tinggal di İstanbul, hadir di pengajian ibu-ibu tetangga, ketika akan memulai pengajian, beberapa foto yang biasanya ditaruh diatas meja, sementara ditutup, tidak ada gambar makhluk hidup diruangan tersebut. Saya pikir, wah segitunya ya ibu ibu muslimah Turki ini menerapkan..
Boneka bayi
Baba membelikan boneka bayi untuk Alya, lengkap dengan baju gantinya, tapi reaksi alya, malah jijik, Fatih juga benci banget, menurut mereka boneka menyerupai bayi lebih menakutkan ketimbang barbie, satu boneka bayi pemberian hala nya dibuang, lah si baba malah membelikan lagi, berujung ditaruh jendela supaya burung burung tidak hinggap lalu meninggalkan kotoran di balkon, dibiarkan saja dijendela, sampai jatuh dan masuk tong sampah.
Entahlah menurut anak-anak boneka meyerupai bayi lebih menakutkan.
Melihat fenomena di sosial media İndonesia (Alhamdulilah di Turki ga ketularan.. ) entah cuma gimmick yang dilakukan salah satu publik figure atau emang beliau ada masalah dengan dirinya, Trend yang menurut saya ga ada faedahnya, ga usah diikutin, takut nyerempet ke sirik, saya tidak percaya arwah penasaran didalam boneka, selain keyakinan tentang tipu daya jin yang akan terus menyesatkan manusia.

Sama kayak papaku mba, ga suka Ama segala sesuatu yg menyerupai makhluk dan guci2 di rumah. Awalnya sih sebelum papa bener2 belajar agama, beliau msh biasa aja mama srg beli guci2. Boneka2 aku dan adek juga banyak. Tapi sejak belajar agama, itu semua boneka, poster dan guci wajib dibuang 🤣. Yg kasian mama, guci2nya yg mahal hahahahaha. Dan papa ga mau tahu. Mereka sempet ribut gede waktu itum menurutku sih, cara papa juga salah. Mbok ya kalo mau berubah, dan mengajarkan istrinya ya baik2. Ga LGS aja guci2 mama di buang semua. Siapa yg ga marah kalo gitu.
Tapi aku sendiri JD ga suka Ama boneka dan guci. Sayangnya mama mertua koleksi itu semua. JD jujur aja aku serem kalo masuk rumahnya, aura udah serem duluan 🤣🤣. Saking ya guci2 gede, patung, dll.
LikeLike