Mengisi Akhir pekan pergi ke mall? mungkin dulu, ketika masih tinggal di İstanbul, ditempat sekarang, kami biasa menghabiskan waktu ke yaylak yaylası- daerah dataran tinggi di iskilip, ya nama daerah yang saya samarkan jadi ‘pluto’, baiklah untuk memperjelas dimasa lokasi yayla ini berada:

gambar monster disitulah kira2 lokasi yayla berada.

Warna merah di peta adalah letak provinsi çorum dalam peta wilayah negara Turki, sedang kami tinggal di pinggiran dekat keperbatasan wilayah provinsi lain, masuk area laut hitam atau karadeniz, iklim di wilayah ini cenderung lebih sejuk dan tentu saja dingin, area lahan hijau masih terbilang banyak (semoga tidak cepat beralih fungsi jadi pembangunan real estate), area yayla ini, banyak di Turki, iskilip mungkin kurang begitu dikenal, hanya warga lokal saja yang menjadi pengunjung tetap. Tapi ya dibanding area yayla yang sudah dikomersilkan menjadi area turis (secara fasilitas jauh lebih baik) yaylak yaylası masih terbilang ‘perawan’ heheh.

Keluar dari komplek lojman menuju jalan utama berjarak 2 km, kemudian dilanjutkan menuju arah pusat iskilip ambil arah jalan menuju Tosya-Kastamonu, sampai bertemu terowongan atau tunnel yang membelah bukit batu ini:

iskilip tunelı

Tunel sepanjang 269 Meter , dibanding İlgaz sepanjang 5, 6 km panjang tunnelnya, İskilip Tunel terbilang lebih pendek, setelah melewati tunel ini, kita akan disuguhi pemandangan perbukitan yang menghijau di musim semi dan berwarna warni di musim gugur.

musim dingin vs musim gugur

Kami ke yayla, sabtu lalu. Spontan saja waktu si baba ngajak keluar, apalagi Alya ngeluh ‘sıkıldım’ terus, hampir seminggu Alya sakit, mulai bosan di dalam rumah, ingin main ke luar tapi cuaca juga dingin. Si baba bilangi mau nyuci mobil ke çesme (daripada ke tempat cuci mobil kan bayar ya , nyari gratisan ke mata air) bawa peralatan cuci mobil sendiri, menawarkan ke saya dan anak-anak jika tertarik ikut main ke yayla, spontan anak-anak setuju, karena mikirnya pasti bisa main air dekat çesme, waktu saya ambil foto sungai kecil dekat çesme yang biasa kami datangi, kondisinya seperti ini:

sebagian membeku:D

Sehari sebelumnya memang di daerah yayla turun salju, suhu -11 c, tapi di komplek kami hanya sempat salju tipis saja, suhu turun-10, dengan suhu sedingin ini kok ya nekad mau main ke luar? oh ya saya lupa juga waktu kita ke yayla, belum cek suhu lagi, kalau ga salah sekitar 1 c saja, matahari juga cerah. Di area çesme , dulu saya sempat mendokumentasikan dalam Vlog bisa cek di sini salju cuma tipis, jadi pikir saya. ”ok ga apa-apa ajak anak main di luar” tapi ternyata babanya bablas menuju elmalık, daerah pintu masuk menuju yayla-dataran tinggi, dan ketika menuju yayla, wah bonus salju tebal, kontras sekali dengan di pusat kota yang belum turun salju.

jalanan licin di yayla

Agak kaget ketika kita menuju yayla, ternyata semakin menuju ke atas, jalanan masih dipenuhi salju, apalagi mobil sempat slip sebentar, wah deg-deg an takut tergelincir dan tidak terkendali, amit-amit kalau sampai masuk jurang. Ban mobil belum diganti khusus ke ban mobil untuk musim dingin, kalau boleh dibilang ribet sekali memang hidup di negara 4 musim, Saya langsung ngomel ke suami buat stop, ga usah lanjut ke çesme favorit kami yang biasa didatangi, karena masih jauh, dan jalanan licin, ngeri medannya. Suami juga ngaku ” bende korktum”— iya dia juga sempat takut pas ban slip karena jalanan ber es. Apalagi sehari sebelumnya nonton berita di TV, ketika salju tebal menyelimuti ibukota Ankara, ada sebuah mobil sedan yang melewati jalanan menurun, hilang kendali, karena jalanan licin dan berakhir nyungsep ke komplek apartemen dimana posisi gedung gedung tersebut tepat ditikungan jalan.

Berhenti dpinggiran jalan dan main salju

Karena salju masih cukup tebal, si baba memutuskan berhenti dipinggir jalan sebuah desa kecil, sementara dia sibuk mencuci mobil, kebetulan ada çesme kecil, ada aliran air, dia memutuskan mencuci mobil saja disana, saya dan anak-anak malah asyik bermain salju, disini saya akui naluri sebagai seorang ibu bekerja sempurna, karena saya memakaikan jaket dan sweater tebal juga sepatu boot untuk anak-anak, serasa siap tempur jika bertemu salju, padahal mikirnya hanya bermain air di sungai kecil, sedang baba nya saya anggap salah kostum, karena memakai sepatu olahraga biasa.

main es dan salju

Anak-anak cukup puas bermain, apalagi Alya yang baru sembuh dari sakit malah semangat sekali main salju-.-‘ banyak aliran air masih membeku jadi es, akhirnya dijadikan tempat perosotan oleh mereka, bahagia sekali dua anak ini, hiburan gratis tanpa harus mendatangi resort ski berbayar.

Yaylak yaylası selalu jadi tempat favorit kami untuk bersantai, 4 musim selalu kami datangi, ketika musim semi, juga tidak kalah cantik.

musim semi

Pemandangan di yayla sungguh cantik, musim gugur lalu, kami juga sempat berpiknik di yayla dan memetik apel sepuasnya dari kebun milik kenalan kami, Vlognya sempat saya unggah di kanal youtube : Rahma Balci ya meski masih kurang cinematic, bolehlah kalau minat mampir:)

Beberapa tahun mendatang ‘Mungkin’ yaylak yaylası juga akan semakin dikenal dan menjadi tujuan turis pecinta alam, semoga masih terjaga kecantikannya, sebenarnya masih banyak kurangnya juga, beberapa kali saya main dialiran sungai kecil selalu saja menemukan sampah plastik yang ditinggalkan pengunjung, biasanya untuk berpiknik, padahal aliran sungai bersih dan jernih, sayang saja, di Turki pun kesadaran untuk menjaga lingkungan masih harus terus ditingkatkan.